MasyaAlloh, Mengapa Shalat Ashar Sangat Istimewa? Begini Ternyata Penjelasannya

Biasanya melaksanakan shalat Ashar jam berapa? Segera begitu adzan berkumandang? 15 menit setelah adzan? 1 jam setelah adzan? Atau baru tergopoh-gopoh shalat Ashar beberapa menit menjelang matahati terbenam?



Hati-hati dalam memperlakukan shalat Ashar, karena shalat di waktu ini memiliki banyak keistimewaan. Dalam beberapa ayat dan hadits Rasulullah shalallaahu ‘alaihi wassalaam dapat kita temukan banyak perintah untuk menjaga shalat Ashar.

“Peliharalah semua shalat(mu), dan (peliharalah) shalat wusthaa. Berdirilah untuk Allah (dalam shalatmu) dengan khusyu’.” [QS. Al-Baqarah [2]: 238]

Menurut pendapat yang paling tepat, yang dimaksud dengan “shalat wustha” dalam ayat di atas adalah shalat Ashar.


Hal ini berdasarkan hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika terjadi perang Ahzab, “Mereka (kaum kafir Quraisy, pent.) telah menyibukkan kita dari shalat wustha, (yaitu) shalat ashar.” (HR. Bukhari)

Ternyata, dahulunya shalat Ashar juga pernah diwajibkan atas umat sebelumnya, akan tetapi kewajiban tersebut disia-siakan:

“Sesungguhnya shalat ini (shalat ashar) pernah diwajibkan kepada umat sebelum kalian, namun mereka menyia-nyiakannya. Barangsiapa yang menjaga shalat ini, maka baginya pahala dua kali lipat. Dan tidak ada shalat setelahnya sampai terbitnya syahid (yaitu bintang).’” (HR. Muslim)

Baca juga: Keutamaan Muhasabah pada Waktu Ashar (http://www.ummi-online.com/keutamaan-muhasabah-pada-waktu-ashar.html)

Shalat Ashar menjadi istimewa karena orang-orang yang mengerjakannya in syaa Allah akan terhindar dari memasuki neraka:

“Tidak akan masuk neraka seorang pun yang mengerjakan shalat sebelum matahari terbit (yakni shalat subuh, pent.) dan sebelum matahari terbenam (yakni shalat ashar, pent.).” (HR. Muslim)

Sebaliknya, orang-orang yang meninggalkan shalat Ashar maka akan terhapus amalan yang dilakukannya:

“Barangsiapa yang meninggalkan shalat ashar, maka terhapuslah amalannya.” (HR. Bukhari)

Bahkan Rasulullah dalam hadits lainnya menjelaskan bahwa orang yang tidak mengerjakan shalat Ashar seperti seseorang yang kehilangan harta dan keluarganya.

“Orang yang terlewat (tidak mengerjakan) shalat ashar, seolah-olah dia telah kehilangan keluarga dan hartanya.” (HR. Bukhari Muslim)

Jadi, bagaimana dengan shalat Ashar yang kita kerjakan Sahabat Ummi? Apakah kita sudah berhasil melakukannya tepat waktu dan memenuhi segala rukunnya dengan baik?

Ataukah kita masih sering mengabaikan shalat Ashar karena merasa mengantuk, malas, dan pekerjaan sedang sangat tanggung?

Semoga tulisan yang sedikit ini bisa menjadi wasilah untuk saling mengingatkan.

Sumber/Artikel Asal : Muslim.or.id | ummi-online

Foto ilustrasi : Google

FacebookTwitterGoogle+Share1,468

0 Response to "MasyaAlloh, Mengapa Shalat Ashar Sangat Istimewa? Begini Ternyata Penjelasannya"

Posting Komentar